IP - Nukov

IP

Daftar isi

Internet Protocol

IP (Internet Protocol) adalah standar de facto dalam komunikasi komputer bersistem unix, yang kemudian menjadi standar komunikasi global. IP tidak sepenuhnya mengikuti model arsitektur network OSI. Namun beberapa protokol di dalamnya dapat dipetakan ke dalam layer-layer OSI.

OSI vs IP

Protokol-protokol dalam suite IP didefinisikan dalam RFC-RFC yang diterbitkan oleh IETF. IP sendiri dijelaskan dalam RFC 791.


Paket IP

RFC 791 menyatakan bahwa IP dirancang sebagai sistem interkoneksi jaringan paket. Paket adalah blok data yang dilengkapi dengan informasi alamat yang diperlukan untuk penghantaran data itu. Setiap paket dihantarkan secara terpisah tanpa saling berhubungan. Datagram adalah format paket data yang didefinisikan dalam IP, terdiri atas header dan data. Header mengandung informasi alamat dan fungsi kontrol lainnya.

Paket IP


Routing IP

IP menghantarkan paket dengan memeriksa alamat tujuan di header. Jika alamat tujuan masih merupakan bagian dalam sebuah network, paket dihantarkan langsung ke host tujuan. Jika alamat tujuan bukan merupakan bagian internal network, paket dikirimkan ke network lain dengan mekanisme yang disebut routing. Perangkat untuk memilih, mengirim, dan menerima paket IP antar network disebut router.

IP melakukan pemilihan routing untuk setiap paket. Tidak ada pertukaran informasi kontrol (handshake) untuk membentuk hubungan dari ujung ke ujung sebelum transmisi data. Karenanya, IP disebut protokol tanpa koneksi (connectionless). IP mengandalkan protokol di layer lain untuk keperluan itu, dan juga keperluan seperti pemeriksaan dan perbaikan kesalahan.

Dalam proses routing IP, tidak terdapat mekanisme pemeliharaan QoS. Protokol yang sering digunakan di atas IP, yaitu TCP, memiliki feature yang memungkinkan jaminan validitas data. Namun TCP tidak bersifat universal, karena memiliki banyak kelemahan untuk diaplikasikan pada paket suara atau multimedia. Dengan mulai digunakannya IP sebagai infrastruktur informasi global, mulai digagas berbagai cara untuk mewujudkan jaringan IP dengan QoS, misalnya dengan skema IntServ, DiffServ, serta MPLS.


Protokol di Atas IP

Saat sebuah datagram diterima di sebuah host, data dialihkan ke protokol di atas IP. Pemilihan protokol ini berdasar field identifikasi paket (PIDD) di header paket. Setiap protokol memiliki angka yang unik dan baku. Misalnya PIDD 6 menunjukkan TCP, 17 untuk UDP, dan 1 untuk ICMP.

ICMP (Internet Control Message Protocol, RFC 792) adalah protokol yang bertugas menyampaikan pesan-pesan pengendalian penghantaran paket, seperti kontrol dan pelaporan kesalahan. Pesan-pesan ICMP meliputi juga deteksi alamat yang tak dapat dijangkau, pengubahan arah routing, dan pemeriksaan host jarak jauh.

TCP (Transmission Control Protocol, RFC 793) menghantarkan paket dari host ke host dengan jaminan validitas data. Jika terjadi kesalahan, TCP memiliki mekanisme meminta pengiriman ulang. TCP juga memungkinkan host mengelola banyak sambungan sekaligus.

TCP sangat populer dalam transformasi data yang membentuk dunia Internet, sehingga diistilahkan bahwa Internet dibangun dengan suite TCP/IP. Jika koreksi validitas data tidak diperlukan, protokol UDP dapat dipakai.

UDP (User Datagram Protocol, RFC 768) lebih sederhana dan lebih cepat dari TCP, tetapi nyaris tidak memberikan pengendalian data dalam bentuk apa pun. UDP umumnya dipakai untuk transfer data yang memerlukan kecepatan tetapi kurang peka pada kesalahan, seperti transfer suara dan video.

Diperoleh dari "http://nukov.net/wiki/IP"